Telp (021) 568 4770 & WhatsApp : 0856 114 7133 info@kliniktulangbelakang.com

Skoliosis Anda tidak menungguAda pasien sebut saja Putri, berumur 15 tahun, datang ke klinik saya dengan membawa Foto X-Ray terbarunya. Ternyata derajat skoliosisnya telah mencapai Cobb’s angle: 66° dan 64°. Badan dan kaki panjangnya sudah tidak proporsional dan terlihat lebih pendek dibandingkan panjang kakinya.

Ketika ditanya kronologisnya. Ternyata Putri, sejak 2½ tahun lalu (usia 12thn), sudah ke dokter Ortopedi untuk memeriksakan kondisinya. Waktu itu Tulang belakangnya telah melengkung sebesar 37° dan 40°. Tetapi yang sangat disayangkan adalah saran dari dokter Ortopedi tersebut yang mengatakan tidak apa-apa, nanti 6 bulan lagi kembali untuk pemeriksaan. Tidak ada rujukan untuk pemakaian brace, tidak ada rujukan untuk diterapi, hanya bersikap “wait and see” – menunggu dan observasi.

Akibatnya setiap kali mereka kembali setiap 6 bulan hingga 2½ tahun kemudian, kurva skoliosis tidak hanya semakin bertambah, sekarang mulai disertai dengan gejala sesak, nyeri dan pegal, barulah dokter ortopedi tersebut merekomendasikan untuk operasi. Tentu dengan perasaan sedih dan kesal yang cukup mendalam, barulah orang tua Putri berusaha mencari jalan keluar selain operasi.

Baca Juga! :  Ternyata Skoliosis Ada 7 Jenis

Apakah Anda sebagai orang tua memiliki pengalaman yang sama? Apakah Anda disuruh menunggu dan observasi? Biarkan saya memberitahu bahwa, Skoliosis Anak Anda tidak menunggu! Don’t wait and see. Mungkin saya bisa membayangkan bila Anda sudah melakukan semuanya dan akhirnya Anda memutuskan untuk operasi. Berarti Anda melakukannya dengan penuh perhitungan. Tetapi TEMAN.. ORANG TUA.. Masih ada manajemen skoliosis dengan hasil terbaik, asalkan jangan terlambat. (Baca: kenapa Gensingen Brace, Baca: Schroth Therapy)

folie1-arbeitskopie-2

Pin It on Pinterest

WhatsApp Us