Telp (021) 568 4770 & WhatsApp : 0856 114 7133 info@kliniktulangbelakang.com

Program Schroth Best Practice Indonesia

“The Schroth technique is a scoliosis-specific back school. In the treatment program, all possibilities for postural correction, including respiration, are used in order to enable the patients to help themselves.”
– Christa Lehnert-Schroth (1992)

Terapi Scolosis seharusnya tidak boleh dengan cara yang semua sama rata. Ini kenapa edukasi skoliosis merupakan fondasi dari setiap Program Schroth Best Practice, khususnya dalam mengajari pasien tentang kurva unik mereka. Agar dapat membuat perubahan, pasien harus mengerti “bagaimana” dan “kenapa” dari apa yang mereka pelajari. Kami berkomitmen untuk mengajari dan memperlengkapi pasien untuk memperbaiki scoliosis mereka dengan cara yang mudah sehingga mereka dapat melakukannya sendiri dalam kehidupan sehari hari.

Program Schroth Best Practice Indonesia

Program Terapi Skolisosis kami menawarkan harapan untuk mereka yang benar-benar ingin proaktif dalam menangani scoliosis.

Siapa kandidat untuk terapi ini?

Remaja, Dewasa dan Anak-anak dengan Skoliosis Idiopatik (Tidak diketahui sebabnya), bawaan, dan neuromuscular. Scheuermann’s kyphsosis (dengan atau tanpa scoliosis), Paskah Operasi tulang belakang (setahun setelah operasi).

Type kurva apa yang kami terapi?

Kami mengobati pasien dengan Skoliosis Ringan, Medium dan Parah, dengan berbagai pola kurva. Dr. Budi telah mengobati pasien pasien dengan Cobb’s Angle mulai dari 10° hingga mencapai 120°. Program kami menawarkan pendekatan proaktif, sementara yang lainnya hanya ‘menunggu dan memonitor’, tetapi tidak pernah terlalu terlambat untuk mempelajari Metode Schroth untuk memajukan kualitas hidup dan meminimalisir rasa nyeri dan sakit yang ada.

Berapa Lama Treatment dilakukan?

Program Schroth kami terdiri dari 20 jam dari terapi ‘one on one’ berdasarkan klasifikasi Schroth. Dr. Budi akan merekomendasikan program yang pendek, bergantung pada setiap kondisi individual (Contohnya, pasein paskah operasi, Scheuermenn’s kyphosis tanpa scoliosis, anak-anak di bawah umur 10 tahun)

Program intesif 20 jam, dalam dilakukan dalam 3-6 hari Untuk pasien luar kota (3-4 jam latihan setiap hari). Kami memiliki pasien dari banyak luar kota, seperti Medan, Aceh, Kalimantan, Surabaya, Sulawesi, dll untuk mempelajari program ini.

Untuk pasien Jakarta, terapi bisa dibagi dalam seminggu 2x hingga satu bulan. Bagaimanapun juga, kami merekomendasikan program yang teratur dan konsisten agar proses pembelajaran maksimal dan efisien.

Dalam program ini, semua pasien diperbolehkan merekam Latihan Schroth custom / spesifik yang telah didesign untuk masing masing pasien secara berbeda.

Kami juga menawarkan Terapi menggunakan Brace Cheneau-Gensingen scoliosis brace yang berhubungan Program Schroth Best Practice® . Memang kami tidak mewajibkan seluruh pasien melakukan kedua terapi, tetapi kami menemukan pasien yang melakukan kedua terapi ini, biasanya mereka yang mempunyai hasil akhir yang terbaik. Pada waktu ini, setelah selesai dengan pengukuran brace, design dan proses fitting semuanya bisa selesai bersamaan dengan selesainya seluruh latihan Program Schroth Intensif. Bila hanya untuk pemasangan brace maka memerlukan 3-4hari.

Keuntungan potensial yang didapat dari Program Schroth:

  • Mencegah perkembangan kurva scoliosis
  • Mengurangi Derajat Cobb Skoliosis (untuk remaja)
  • Pengurangan Rotasi Spinal / Kosta (skoliometer)
  • Memperbaiki Penampilan Posturan secara kasat mata
  • Memperbaiki mekanisme tubuh
  • Memperbaiki fungsi paru
  • Menambah ekspansi pada dada
  • Mengurangi atau menghilangkan rasa nyeri
  • Mencegah atau menunda operasi
  • Stabilisasi Tulang Belakang, menambah kekuatan dan fleksibelitas.
  • Persiapan sebelum operasi untuk menguatkan fungsi paru dan pemulihan yang lebih baik
  • Rehabilitasi setelah operasi, untuk mencegah tulang belakang yang turun, mencegah pertambahan kurva dan mengurangi nyeri.
  • Mendapatkan pengetahuan dalam mengatur Skoliosis dalam kehidupan sehari-hari.

SBP-program-components

WhatsApp Us

Pin It on Pinterest