Telp (021) 568 4770 & WhatsApp : 0856 114 7133 info@kliniktulangbelakang.com

Perbedaan Rehabilitasi Fisik Spesifik dan Rehabilitasi Fisik Tidak Spesifik pada pasien Scoliosis

Terapi Rehabilitasi tidak spesifik pada Pasien Scoliosis tidak bergantung pada pola kurva Sang Pasien. Artinya semua pasien scoliosis melakukan gerakan yang sama dan inipun dilakukan orang non scoliosis. Padahal untuk mencapai koreksi yang efektif dan terlihat nyata, diperlukan koreksi secara spesifik menurut pola kurva yang ada. Lihat artikel Ternyata Scoliosis ada 7macam.

Unspecific Exercises / Rehabilitasi Fisik yang tidak spesifik ini seperti: Yoga, Pilates, SEAS, Dobo Med, dll. Semua orang melakukan gerakan yang sama dan semua orang melakukannya termasuk pasien scoliosis dan non scoliosis. Ini kurang efektif dan tidak mengkoreksi scoliosis!

Perbedaan Rehabilitasi Fisik Spesifik dan Rehabilitasi Fisik Tidak Spesifik pada pasien Scoliosis

 

Rehabilitasi Fisik yang efektif dan mengkoreksi harus berdasarkan Klasifikasi Pola Kurva dan dikoreksi secara 3 Dimensi. Itu cuma ada di Schroth Exercise, yang melihat tubuh secara 3 Dimensi dan secara bersamaan membedakan program bagi pasien scoliosis secara SPESIFIK! Jadi setiap orang unik dan punya program yang berbeda satu dengan yang lainnya. Berdasarkan pola kurvanya.

Perbedaan Rehabilitasi Fisik Spesifik dan Rehabilitasi Fisik Tidak Spesifik pada pasien Scoliosis

Oleh karena itu bagi pegiat dan trainer Yoga, Pilates, dobomed ataupun lainnya, penting bagi saudara belajar dan mengerti pembedaan Pola Kurva, sehingga mengerti bagaimana penerapannya dalam menangani Scoliosis dan apa perbedaannya pada pasien non skoliosis. Karena setiap penderita scoliosis pun harus berbeda setiap latihan dan penanganannya.

Scoliosis harus dilihat sebagai bentuk kelainan 3 dimensi: Pertama, melengkung ke samping/lateral. Kedua, badan kehilangan kelengkungan fisiologi; lordotic dan kyphotic di bagian pinggang dan punggung. Ketiga, tulang belakang memutar berlawanan dengan arah kelengkungannya. Dengan mengerti dan memahami badan secara 3 Dimensi, maka kita mampu mengkoreksi scoliosis dengan baik.

Sehingga dengan memadukannya dengan Schroth / latihan yang spesifik sesuai pola kurva, maka perbaikan scoliosis akan terasa dan terlihat kemajuan. Selain mengkoreksi kelengkungan, ini juga akan mengkoreksi otot yang lemah dan kempes menjadi terisi kembali dan kuat. Hindari latihan-latihan yang memakan waktu berjam-jam setiap harinya tetapi tidak spesifik melatih otot yang lemah dan melawan kelengkungan scoliosis yang ada. Karena Prinsip Schroth adalah, bagaimana dengan waktu yang sesingkat mungkin, dengan teknik yang seefektif mungkin, menghasilkan hasil sebaik mungkin.

WhatsApp Us

Pin It on Pinterest