Telp (021) 568 4770 & WhatsApp : 0856 114 7133 info@kliniktulangbelakang.com

Bahaya Scoliosis pada Tumbuh Kembang Anak Anda

Scoliosis adalah kelainan pada tulang belakang yang terjadi pada masa pertumbuhan. Oleh karena itu Scoliosis berbahaya bagi tumbuh kembang anak Anda.

Karena Scoliosis kebanyakan berkembang ketika masa puber, maka banyak dari orang tua yang tidak menyadari bila Anaknya menderita scoliosis. Karena dari kecil, merasa anaknya baik baik saja, maka orang tua kaget bila menemukan anaknya berbadan miring, bungkuk ataupun mempunyai tonjolan di punggung (hump).

Kenapa banyak yang tidak menyadarinya? Satu, kebanyakan tidak memiliki keluhan tertentu, hingga mencapai kondisi cukup parah. Kedua, ketika anak mulai bertumbuh puber, mulai malu memperlihatkan tubuhnya sehingga seringkali tidak diperhatikan lagi oleh orang tuanya. Sang anakpun seringkali merasa bingung dengan perubahan yang terjadi pada tubuhnya.

Oleh karena itu perlu sekali orang tua semakin mengenal bahwa ini merupakan kelainan tulang belakang pada masa tumbuh kembang anak yaitu umur 0-6 tahun dan kebanyakan pada umur 10-14 tahun. Sangat diperlukan bagi orang tua memperhatikan tumbuh kembang sang Anak hingga melewati masa pubernya.

Untuk mengetahui ada tidaknya Scoliosis pada tubuh anak Anda, diperlukan deteksi dini dengan pemeriksaan adam’s test. Nah di sini, amati secara berkala dari usia dini hingga puber selesai (biasanya 2 tahun setelah menstruasi pertama kali ataupun pada laki-laki, suara pertama kali mulai pecah berubah menjadi berat)

Nah sekarang, bahaya apa yang mengancam tumbuh kembang Anak Anda?

  1. Kapasitas vital yang berkurang 

Bahaya Scoliosis pada Tumbuh Kembang Anak Anda

Organ yang tertekan oleh tulang rusuk yang memipih akan bekerja lebih keras akibat kapasitas atau volume rongganya berkurang. Misalnya: paru-paru akan timbul nafas yang pendek, sesak nafas. Jantung akan timbul berdebar-debar. Pada usus besar, akan timbul konstipasi atau sembelit, susah buang air besar. Dll.

  1. Gerak tubuh yang terbatas 

Bahaya Scoliosis pada Tumbuh Kembang Anak Anda

Karena tulang belakang yang membengkok dan memutar, akan membuat Anak lebih terbatas melakukan gerakan memutar ke satu sisi tertentu, menekuk dan cenderung lebih suka duduk posisi memutar ke sisi yang lainnya.

  1. Adanya Rasa Nyeri atau Sakit

Bahaya Scoliosis pada Tumbuh Kembang Anak Anda

Karena tulang belakang merupakan penopang badan yang utama, maka bila terjadi kelainan akan membuat anak lebih perlu ekstra energi dalam melakukan aktifitasnya. Ini akan membuat sang anak lebih gampang letih, gampang emosi dan mood yang tidak baik. Dan bila parah bisa terjadi adanya nyeri atau sakit.

  1. Faktor Penampilan 

Bahaya Scoliosis pada Tumbuh Kembang Anak Anda

Tulang belakang yang membengkok dan memutar tentu juga akan membuat rusuk pada rongga dada akan menebal di satu sisi dan memipih di sisi lainnya. Sehingga muncul punuk di punggung dan ketidak seimbangan pada dada, yang dimana juga mempengaruhi simetrisitas buah dada ketika dewasa. Pada faktor ini, sangat penting bagi masa depan sang anak.

  1. Faktor Percaya diri / Minder 

678aae28-edd6-464a-a5dd-9887bcced099

Anak yang memilki Scoliosis cenderung lebih minder atau tidak percaya diri. Faktor penampilan terkadang dapat mempengaruhi psikologis seorang anak juga.

Cerita pasien Scoliosis yang menjadi model. Buku “Saya menderita Scoliosis” sudah beredar di Toko Buku Gramedia.

Oleh Karena itu, penting bagi orang tua memperhatikan tumbuh kembang anaknya dan mencegah agar scoliosis tidak menjadi parah, dapat disembuhkan dan terhindar dari operasi. Cara Mudah atasi Scoliosis

 

WhatsApp Us

Pin It on Pinterest